Warga mengevakuasi ternak ke jalan besar saat debit Sungai Dodokan terus meningkat.Dok-RamliJ/JoinNTB Join NTB – Lombok Barat, Hujan yang mengguyur wilayah Desa Lembar, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat selama dua hari berturut-turut mengakibatkan debit air Sungai Dodokan meningkat signifikan dan meluap ke permukiman warga, Selasa (24/2/2026) malam. Sejumlah dusun terdampak akibat luapan air tersebut, di antaranya Dusun Bakong Dasan, Dusun Dasan Daya, dan Dusun Petak. Warga setempat melakukan langkah antisipasi dengan memindahkan ternak sapi ke jalan besar di samping Jembatan Bakong guna menghindari potensi banjir susulan apabila curah hujan kembali tinggi. Pelaksana Tugas Kepala Dusun Bakong Dasan, Dusun Dasan Daya, dan Dusun Petak. Warga setempat melakukan langkah antisipasi dengan memindahkan ternak sapi ke jalan besar di samping Jembatan Bakong guna menghindari potensi banjir susulan apabila curah hujan kembali tinggi. Pelaksana Tugas Kepala Dusun Petak, Daminah, S.Sos., menyampaikan bahwa hingga malam hari warga sudah mulai mengungsi. “Sekitar 30 rumah warga sudah terdampak banjir dan warga kami sudah mencari tempat aman,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Dusun Dasan Daya, Muhayadi, mengungkapkan bahwa debit air Sungai Dodokan terus bertambah seiring hujan yang belum sepenuhnya reda. “Kami menghimbau kepada masyarakat untuk tetap berjaga dan mengantisipasi jika hujan turun lagi, mengingat kondisi cuaca belum normal. Yang lebih kami khawatirkan adalah kondisi jembatan yang sudah miring. Air mengalir sangat deras dan banyak pohon bambu serta kayu yang menabrak struktur jembatan,” tuturnya. Hingga siaran pers ini diterbitkan, kondisi cuaca di wilayah tersebut masih mendung disertai gerimis. Pemerintah Desa bersama pihak Kecamatan Lembar terus melakukan pemantauan intensif terhadap perkembangan debit air Sungai Dodokan serta kondisi Jembatan Bakong yang berpotensi terdampak arus deras. Pemerintah setempat mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, mengamankan barang-barang berharga, serta segera mengungsi ke lokasi yang lebih tinggi apabila debit air kembali meningkat. Navigasi pos 140 Karung Beras Oplosan dari SPHP Bulog Terbongkar di Kediri Lombok Barat